Marak Virus Corona, Turnamen PUBG Digelar Secara Online

Kesuksesan PUBG
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru

BADAKSATU.COM, Marak Virus Corona, Turnamen PUBG Digelar Secara Online. Kasus virus Corona makin menyebarluas dan membuat semua orang panik karena cukup banyak orang-orang penting yang positif terkena virus ini. Virus Corona yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China, menjadi banyak ancaman seluruh orang di dunia. Penyebarannya sangat cepat.

Salah satunya di Indonesia, pada tanggal 14 Maret 2021, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi diberitakan positif terkena Covid-19. Maka dari itu, beberapa negara termasuk Indonesia sudah mulai menutup akses untuk berpergian ke luar negeri. Banyak tempat-tempat umum, seperti tempat wisata, sekolah, kampus ditutup demi keamanan bebas dari virus mengerikan ini.


Selain menutup beberapa tempat, banyak acara yang ditunda dan diubah penyelenggaraannya karena kasus corona ini. Salah satunya dalam industri game, turnamen PUBG yang akan digelar secara online. PUBG Mobile Pro League South Asia 2021, yang biasanya diselenggarakan offline akan diubah menjadi turnamen online demi mencegah virus ini.

Umumnya, para peserta turnamen ini akan berada di satu ruangan atau venue yang besar ketika bertanding. Tim eSport yang ikut serta dari berbagai negara akan bertanding dan dikelilingi oleh penonton yang menyaksikan dan mendukung tim favorit mereka.

Klik & Baca Juga :  Tim Aster juara StarLadder Minor Musim 3

Konsekuensi Open Turnamen Yang Tertunda

Turnamen khusus tim eSport professional ini akan digelar dan disiarkan secara langsung lewat platform media sosial, yaitu channel Youtube PUBG Mobile eSport, pada tanggal 19 Maret 2021, yang semula akan diadakan pada 12 Maret 2021. Kedua pihak, Tencent dan PUBG Corporation sepakat untuk mengubah format kompetisi menjadi sistem online.

Hal itu terjadi pada turnamen PMPL di Asia Selatan. Dikutip dari kumparan.com, menjelaskan pembicaraan dari juru bicara Tencent yang mengatakan bahwa “Kesehatan dan keselamatan pemain dan staf adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami telah memutuskan untuk mengubah PUBG Mobile Pro League South Asia 2021 menjadi ajang online karena keadaan yang tak terduga terkait dengan wabah virus corona (COVID-19).”

Meskipun turnamen PUBG digelar secara online, penonton masih bisa menikmati pertandingan turnamen PUBG Mobile secara maksimal. Jadi, untuk kalian pecinta turnamen ini tidak perlu khawatir, karena panitia akan mempersiapkan dengan sangat matang. Kalian hanya perlu mengisi kuota untuk streaming.

Klik & Baca Juga :  Ternyata Game League Of Legends Berulah

Kompetisi PUBG Mobile Pro League South Asia 2021 sendiri akan diselenggarakan di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura. Hal ini jelas bukan acara eSport pertama yang terpengaruh oleh virus Corona. Blizzard juga membatalkan pertandingan Overwatch untuk mengurangi risiko penyebaran virus mematikan tersebut.

Nantinya, tim-tim eSport profesional akan mengikuti turnamen di masing-masing negara yang ikut serta dalam turnamen ini. Tak cuma sekadar memperebutkan gelar juara, turnamen ini dapat menjadi gerbang untuk melaju ke turnamen yang lebih bergengsi lainnya, yaitu PUBG Mobile World League.

Turnamen PUBG yang digelar secara online ini dibuka melalui tahap kualifikasi dengan total 24 tim yang akan bersaing memperebutkan 16 tempat di final turnamen ini. Kemudian, tim-tim terbaik akan bertarung kembali di partai final untuk memperebutkan total hadiah sebesar USD 1,5 juta atau sekitar 20,5 miliar rupiah.

Selain kesehatan pemain dan staf, perubahan sistem offline ke online ini juga dilakukan demi kesehatan penonton yang menyaksikan langsung. Dihimbau juga untuk penonton turnamen ini agar selalu menjaga kesehatan di tengah maraknya virus corona ini. Semoga kasus ini tidak berlangsung lama agar agenda dapat berjalan seperti biasanya, termasuk turnamen game online yang paling diminati ini.

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi info lowongan kerja yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.