Kenapa Kamu Takut Dibenci? Dibenci Itu Menarik Lo

thumbnail badak satu
Jangan lupa join channel telegram kami, untuk mendapatkan informasi terbaru. Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial

Kenapa Kamu Takut Dibenci? Dibenci Itu Menarik Lo – Membenci ataupun dibenci yakni hal yang sungguh ingin dihindari oleh siapa pun. Secara naluriahnya manusia ingin digemari oleh lingkungan dan siapa saja yang ada didalamnya. Tetapi, sayangnya kita tidak mampu menuntut hal itu terjadi sepenuhnya dalam hidup kita. Jika, mampu terjadi alangkah indahnya hidup didunia ini.

Baca Juga: 3 Cara Mudah Menemukan Passion Diri Kamu

Pada sebuah acara pelulusan mahasiswa, terdapat suatu speech yang disampaikan oleh Mr. Adrian Tan mengenai “Be Hated” atau Dibenci. Dalam pidatonya, dia telah menyampaikan sebuah hal yang sungguh kontroversial dalam public. alasannya adalah tidak mungkin sekali ada orang yang mau dibenci, tidak seorang pun ada yang akan dibenci. Seperti yang kita pahami bahwa the essential of be hated is negative thing. But, hal yang menawan terjadi di dunia ini adalah keadaan dimana kamu sendiri mampu menyadari sendiri bahwa orang – orang ahli sekalipun mampu dibenci. Padahal, mereka yakni tokoh dunia yang menjinjing pergeseran begitu masif terhadap dunia. Tetapi, masih saja mereka mempunyai haters. Terdengar ajaib, bukan? Oh ya, dan mengejutkannya lagi para tokoh dunia ini dibenci alasannya inovasi yang mereka ciptakan. Mengapa mampu? Ya, mampu alasannya adalah mereka disaat itu ingin menciptakan sebuah hal baru yang sifatnya dapat mengganti dunia; diantaranya Albert Einstein, Steve Jobs, Sigmund Freud, , Mahatma Gandhi, Nabi Muhammad SAW dan masih banyak lagi.

Baca Juga: 5 Ciri Seseorang Sedang Mengalami Depresi

Mari kita ambil beberapa teladan dongeng dari tokoh tersebut contohnya; Albert Einstein pernah sungguh dibenci oleh gurunya sendiri ketika ia masih sekolah. Disaat Einstein sudah memperoleh teorinya yakni teori relativitas, beliau pernah dibenci sampai dihujat secara jelas – terangan pada publik oleh para ilmuwan lainnya yang mana mereka adalah pengikut Newton pada abad itu. Sedangkan Sigmund Freud mempunyai teori yang sampai saat ini masih menjadi hal yang kontroversial dan orang yang membencinya berbagai dimulai semenjak dia praktik di tempatnya. Selanjutnya, Nabi Muhammad SAW seorang tokoh panutan umat islam, beliau pernah hingga kakinya terluka sampai berdarah sebab dilempari batu oleh orang – orang yang membencinya. Padahal, mampu kita pahami sendiri bahwa Nabi saat sedang dalam perjalanannya hendak berdakwah menebar kebaikan kepada umatnya.

Klik & Baca Juga :  14 Jurusan yang Sepi Peminat di SBMPTN UPI

“If you want to make everyone happy, don’t a leader. But just sell ice cream”

-Steve Jobs

Nah, dapat dimengerti ya, bahwa kesempatan bagi diri kita untuk dibenci oleh orang lain mampu kapan saja tanpa kita sadari dan tanpa harus kita melakukan suatu hal jahat apalagi dulu.

Menurut penelitian, orang yang tidak senang yaitu orang yang berkemampuan kognitif rendah sehingga mereka lebih berprasangka pada golongan yang non-kontroversial atau liberal, alasannya orang yang dibenci adalah mereka yang tergolong non-kontroversial atau liberal yang artinya mereka adalah orang yang mampu dan mampu mendapatkan sebuah hal baru yang ada atau akan ada, dan bahkan mereka menciptakan hal gres yang mau menjinjing perubahan pada dunia.

Baca Juga: 3 Cara Menghadapi Quarter Life Crisis

Hal menariknya dari orang yang dibenci yakni orang yang mempunyai kemampuan untuk mampu mempertahankan idealisme dan prinsip pribadinya ditengah – tengah masyarakat. So, it means orang yang dibenci ialah orang yang berani tampil beda di penduduk kebanyakan yang mana penduduk itu memiliki fatwa yang serupa. Tentunya juga, dapat dibenci banyak orang belum tentu mereka adalah orang baik, mampu juga dia dibenci alasannya melakukan hal buruk.

Klik & Baca Juga :  Akreditasi ISI SURAKARTA 2022/2022

Eits, satu hal yang perlu disepakati bareng adalah orang yang membawa efek besar terhadap kehidupan sekitarnya telah berusaha sebisa mungkin mempertahankan image-nya semoga tidak dibenci oleh satu orang pun; dan nyatanya itu sangatlah sulit, sangat tidak mudah.

Tetapi, ada sebuah skenario sederhana semoga tidak dibenci; jangan pernah kau menjajal untuk terlibat dalam suatu argumen apapun, senantiasa ikuti kata yang orang sarankan, apalagi lagi jangan pernah tampil beda dari lainnya. Wow, sangat simple ya? Alhasil, kau akan diminati banyak orang dong, tidak ada yang hendak membencimu.

Wait, apakah hal tadi sangat beraura nyata bagi kau? Bisa iya, bisa juga tidak ya. Kenapa? Oke, jadi begini; jika kamu ingin menjadi sosok yang biasa saja, mirip seorang sahabat, partner atau bab yang bagus dalam masyarakat. Maka, lakukanlah hal yang aku sebutkan selaku skenario sederhana tadi. Berbeda halnya dengan kau yang ingin menjadi sosok yang membawa pergeseran dan imbas besar bagi penduduk dan dunia. Maka, jangan lakukan skenario sederhana yang saya sebutkan tadi, alasannya itu adalah sebuah skenario menjalani hidup dengan teknik ambil posisi kondusif. Jika kamu ingin menjadi seseorang yang menenteng efek besar bagi sekitar, maka jangan takut untuk dibenci siapapun. Karena sudah pasti ada saja yang tidak satu usulan dengan kamu atau mereka merasa tersinggung dengan langkah-langkah kau, dan bahkan akan bermunculan orang-orang yang membenci kamu tanpa argumentasi yang terperinci.

“Haters gonna be haters, Lovers gonna be lovers”

Point faktual terpenting dari menjadi orang yang dibenci ialah kau dapat mengubah paradigma berpikir orang lain supaya menjadi sesuai dengan hal yang kamu percayai dan yakini.

Klik & Baca Juga :  Cara Menghadapi Konflik dengan Orang Tua

Contohnya, ada banyak yang menulis  argumen – argumen disosmed, situs web, youtube, dan yang lain, namun itu tidak akan terlalu menjinjing pengaruh bagi fatwa yang membaca tulisan kau. Ada pepatahnya, yang berbunyi “Haters gonna be haters, Lovers gonna be lovers” ya, yang tidak senang akan tetap tidak senang dan yang suka akan tetap suka.

But, ada saja kemungkinan disuatu kondisi yang mana kau menulis, dan kau masifkan  disosmed, situs web, youtube dan yang lain itu dibaca oleh mereka yang membenci dan membuat mereka berpikir dua kali untuk mencerna yang kau tuliskan, sehingga mereka menunjukkan tanggapan “Oh, ternyata ada benernya juga ya yang beliau katakan ini”. Nah, inilah situasi dimana yang kamu kerjakan mampu merubah paradigma berpikir seseorang.

Pengaruh yang kamu berikan kepada orang tersebut tergolong kedalam dua faktor; yang pertama faktor kognitif yakni membuat orang tersebut menyadari fakta kebenaran yang kau sampaikan dan kerjakan, yang kedua faktor afektif ialah merubah seseorang tersebut secara emosional, sekaligus perilakunya juga turut berubah.

Sungguh sebuah hal yang mengagumkan jikalau dari sebuah langkah-langkah yang kita ciptakan dan kerjakan mampu mengganti perilaku seseorang, menjadi lebih aktual pastinya.

So, jangan pernah takut dibenci alasannya adalah dibenci itu menarik. Jika kamu menjinjing sebuah pergeseran bagi lingkungan sekitar dan bahkan dunia. Maka teruslah berupaya dan fokus, nyatanya tidak siapa pun mampu mengganti dunia menjadi lebih baik mirip para tokoh dunia terdahulu.

Semoga info yang aku sampaikan berguna, Arigatou J

DISCLAIMER : !!!


Dapatkan berita Indonesia terkini viral, trending, serta terpopuler hari ini dari media online Badaksatu.com melalui platform Google News.


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi info lowongan kerja yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.