Jangan Membandingkan Diri Kamu dengan Orang Lain

thumbnail badak satu
Jangan lupa join channel telegram kami, untuk mendapatkan informasi terbaru. Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial

Apakah kau suka membandingkan diri dengan orang lain? Sebagai makhluk sosial, menjadi sesuatu yang wajar bagi kamu ketika memerlukan interaksi dengan orang lain. Entah itu interaksi secara pribadi, maupun melalui perantara media umum. Ketika berinteraksi dengan orang lain, bisa dibilang kamu condong ingin memperlihatkan sisi terbaik kamu terhadap mereka. Mulai dari penampilan fisik, kondisi finansial, hingga kesuksesan yang kamu miliki.

Sebenarnya wajar saja saat kamu pernah membandingkan diri dengan orang lain. Hal Itu dikarenakan sifat manusia yang tidak pernah merasa puas dengan apa yang beliau miliki. Namun, membandingkan diri secara berlebihan pasti juga gak baik bagi diri kau.

Ada nih alasan kenapa kamu sering membanding-bandingkan diri dengan orang lain, dan bagaimana sih cara mengubahnya menjadi hal yang kasatmata? Yuk simak ulasannya.

Alasan Kebiasaan Membandingkan Diri

Menurut penggagas teori perbandingan sosial Leon Festinger, selaku makhluk sosial kau akan selalu membutuhkan evaluasi dari lingkungan sosial. Mulai dari evaluasi seputar tampilan fisik, keberhasilan diri, hingga kemampuan sosial yang kamu miliki. Hal itulah yang membentuk kebiasaan membandingkan yang kau miliki.

Kebiasaan membandingkan diri juga mampu menjadikan sebuah fenomena yang sering disebut selaku “pansos”, alias panjat sosial. Itu salah satunya mungkin kadang kala kau kerjakan lewat berlomba untuk terlihat lebih “baik” daripada orang lain. Mulai dari pamer memakai busana bermerek, menyetir mobil glamor, foto di rumah glamor, hingga mengunggah instastory lagi makan di kedai makanan glamor. Dengan cita-cita, orang lain menunjukkan penilaian faktual terhadap diri kamu sehari-harinya dengan kata lain hidup kau terlihat tepat.

Klik & Baca Juga :  5 Jurusan Paling Banyak Peminat di SBMPTN UNY 2022/2022

Pada dasarnya gak ada yang salah dikala kau mengunggah kehidupan sehari-hari ke media umum. Namun, dampaknya akan timbul perasaan negatif mirip insecure dalam diri kau jika ada sesuatu yang gak mampu kau miliki.

Berikut ialah cara mengubah kebiasaan membandingkan diri menjadi sesuatu yang aktual.

1. Mencari Kesamaan dengan Orang Lain

Kamu bisa mengidentifikasi kesamaan diri kamu dengan seseorang yang kau bandingkan. Mulai dari kesamaan asal tempat, ketertarikan akan suatu hal, hingga kepribadian yang kalian berdua miliki. Melalui itu, kau bisa menyadari bahwa kalian berdua gak jauh berlainan, dan kamu jadi termotivasi untuk jadi lebih baik seperti dirinya. Dengan begitu, ini mampu mengganti kebiasaan membandingkan diri kamu menjadi hal yang konkret.

Misalnya, kamu lagi merasa rendah diri jikalau ketimbang sobat kau yang telah memulai usaha bisnis. Nah, sehabis dipikir-pikir, kalian berdua berkuliah di universitas yang serupa dan jurusan yang sama. Dari situ, kamu bisa belajar apa yang membuat dirinya mampu lebih berhasil, mirip mungkin ia berani mengambil resiko terhadap sebuah hal. Dengan begitu, kebiasaan membandingkan diri dapat menciptakan diri kamu termotivasi jadi lebih baik.

Klik & Baca Juga :  Mengenal Beasiswa Pertamina Sobat Bumi S1/D3 2022 dan Pendaftarannya

2. Mengapresiasi Keberhasilan Orang Lain

Kamu bisa membiasakan diri untuk memberi apresiasi atas keberhasilan yang diraih orang lain. Ini mungkin memang terdengar bertentangan dengan mengurangi kebiasaan membandingkan diri. Namun, itu bisa meningkatkan emosi nyata dalam diri kau.

Misalnya, sahabat kamu ada yang sukses menjuarai suatu perlombaan debat antar universitas. Hal itu mungkin menciptakan kamu membandingkan diri kau dengan kesuksesan sahabat kau tersebut. Nah, kamu mampu menjajal mengapresiasi kesuksesan dirinya, guna meningkatkan emosi konkret yang kamu miliki. Harapannya, mengapresiasi kesuksesan orang lain dapat mengganti kebiasaan membandingkan diri kau menjadi aktual.

Dalam tahap ini, jangan lupa bila diri kamu juga butuh apresiasi, jadi setiap kali kamu lagi down, cobalah apresiasi diri kamu sendiri, mulailah menghargai apa yang kau miliki dan apa yang sudah kamu lalui untuk sampai sejauh ini.

3. Bercerita kepada Orang Terdekat

Kamu mampu bercerita terhadap orang terdekat ketika merasa duka akibat membandingkan diri dengan orang lain. Entah itu dengan sobat, keluarga, sampai pasangan kamu. Ini memiliki kegunaan untuk melampiaskan emosi diri kamu, dan mendapatkan pandangan yang lebih objektif tentang kesedihan yang kamu rasakan itu. Dengan begitu, ini dapat membantu kamu untuk merasa lebih baik dikala membandingkan diri dengan orang lain.

Klik & Baca Juga :  Akreditasi UPNJATIM (UPN Veteran Jawa Timur) 2022/2022

Misalnya, kau lagi merasa duka balasan merasa tertinggal dari sahabat kau yang telah mendapatkan pekerjaan, sedangkan kamu belum. Nah, kau bisa menceritakan itu kepada orang terdekat, seperti pasangan tersayang. Itu mampu menolong kau untuk melampiaskan emosi, dan mendapat masukan dari dirinya. Harapannya, bercerita terhadap orang terdekat dapat menolong kau menghadapi kesedihan balasan membandingkan diri dengan orang lain.

Tidak ada yang salah dikala kau membandingkan diri dengan orang lain dalam sehari-harinya. Perlu diingat bahwa membandingkan diri dengan orang lain gak senantiasa mempunyai arti negatif. Itu salah satunya mampu menolong kau mengoreksi kelemahan diri, dan memotivasi kau untuk menjadi lebih baik. Namun, sebaik apapun kita, senantiasa ada orang yang lebih baik dibandingkan dengan kita. Oleh alasannya adalah itu, cobalah untuk sekali-kali melihat ke bawah, untuk menciptakan kau mencar ilmu untuk bersyukur.

DISCLAIMER : !!!


Dapatkan berita Indonesia terkini viral, trending, serta terpopuler hari ini dari media online Badaksatu.com melalui platform Google News.


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi info lowongan kerja yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.