Bacalah Daftar Isinya :
Hallo orang-orang baik dan para pecinta kucing sedunia dimanapun berada. Saya pecinta kucing dan penulis di situs web Badaksatu.com yang mau membagi tips-tips pada kalian untuk merawat, kasih makan, kasih vitamin, memandikan dan-lain-lain. Nah, disini aku akan membagikan buat anda dirumah dengan pembahasan materi “Bayi Kucing“. Berikut dibawah ini penjelasan materinya, Check This Out…
Bagi Anda yang menyukai kucing, mempunyai kucing kecil sungguh menyenangkan. Sangat menyenangkan melihat anak kucing yang lucu dan imut. Tetapi sebagai pemiliknya, Anda juga perlu tahu cara merawat anak-anak kucing ini, sebab perawatan untuk mereka pastinya sungguh berlawanan dengan perawatan untuk kucing sampaumur. Terutama jikalau ibu tidak ada di sana, apakah Anda sekarat atau dalam keadaan yatim piatu, Anda mesti memberi perhatian khusus karena ia tidak dapat melaksanakan apa-apa dan masih tidak mampu menemukan makanannya sendiri.
Usia 1 sampai 3 bulan ialah usia yang krusial di mana anak kucing gres mulai berkembang dan masih sangat bergantung pada ibu, sehingga Anda sungguh-sungguh tidak butuhterlibat dan cuma menonton. Tetapi berlainan jikalau anak kucing tidak memiliki ibu. Mereka betul-betul mesti bertindak selaku pengganti bagi orang bau tanah dan mengelola semuanya mulai dari makan, membersihkan, hingga mengajar buang air besar.
DAFTAR ISI :
- 1 Cara Merawat Bayi Kucing dengan Benar
- 1.1 1. Jaga suhu sangkar atau ruangan tetap hangat
- 1.2 2. Bersihkan sisa plasenta induk kucing
- 1.3 3. Tempatkan dengan ibu dan tidak secara terpisah
- 1.4 4. Jangan menyimpannya di bawah 1 minggu
- 1.5 5. Pastikan anak kucing disusui oleh induknya
- 1.6 6. Amati buang air kecil dan buang air besar yang tanpa gangguan
- 1.7 7. Timbang berat badan anak kucing saban hari selama 2 bulan pertama
- 1.8 8. Pastikan anak kucing mendapat cukup susu
- 1.9 9. Bersihkan mata anak kucing secara terencana
- 1.10 10. Jaga kandang tetap bersih
- 1.11 11. Jangan memakai salep pada tubuh anak kucing yang berusia 3 ahad dan lebih bau tanah
- 1.12 12. Berikan susu aksesori
- 1.13 13. Jangan memperlihatkan susu sapi kepada anak kucing
- 1.14 14. Jangan mandi 9 minggu yang lalu
- 1.15 15. Berikan makanan suplemen
- 1.16 16. Ajari beliau untuk buang air kecil dan mengosongkannya
- 1.17 17. Jika Anda mengalami duduk perkara kesehatan, segera hubungi dokter binatang Anda
- 1.18 18. Jauhkan anak kucing dari jangkauan anak-anak
- 1.19 19. Jaga kesehatan ibu
- 1.20 20. Pergi ke dokter binatang secara terorganisir
Cara Merawat Bayi Kucing dengan Benar
Berikut ini terdapat beberapa cara merawat bayi kucing dengan benar, terdiri atas:
1. Jaga suhu kandang atau ruangan tetap hangat
Saat menyiapkan sangkar untuk anak kucing, amati suhu kandang dan tetap hangat, sebab anak kucing, utamanya bayi yang gres lahir, masih rentan dan tidak dapat menahan udara hambar atau panas. Jika perlu, pasang bola lampu di dalam sangkar untuk menghangatkan anak kucing. Kandang kucing mesti ditempatkan di kawasan yang hangat alasannya suhu kucing cukup masbodoh. Jika hujan, cobalah dibawa ke tempat yang hangat semoga suhu kucing tetap tersadar dan stabil.
2. Bersihkan sisa plasenta induk kucing
Meskipun induk kucing bisa melahirkan dan membersihkan tubuhnya secara mandiri, jejak-jejak plasenta kadang-kadang masih ada di badan anak kucing dan induknya tidak makin erat. Anda mampu membersihkannya dengan memangkas sisa-sisa plasenta sehingga tubuh anak kucing menjadi higienis dan kian erat dengan induknya. Ini juga menolong induk kucing ingin menyusui lebih cepat.
3. Tempatkan dengan ibu dan tidak secara terpisah
Karena ia masih sungguh bergantung pada ibunya, biarkan dia tinggal bersama ibunya sehingga ibunya bisa menyusui, membersihkan, dan memberinya perasaan hangat. Selain itu, letakkan induk kucing dan bayinya di sangkar yang lebih luas sehingga ibu dapat bergerak bebas ketika beliau merawat bayinya.
4. Jangan menyimpannya di bawah 1 minggu
Selain itu, sebagai pemilik, Anda dilarang memegang anak kucing di tangan Anda, jikalau tidak si ibu akan murka. Anda mungkin dan akan didorong untuk menyimpannya ketika usianya telah lebih dari 2 hingga 7 ahad sehingga dipakai untuk disentuh oleh orang-orang. Namun, ada pengecualian untuk kucing yang digunakan untuk anyir insan atau bau kita. Akan lebih baik kalau bau kita sudah ada di anak kucing. Ini juga mencegah kucing dari menenteng anaknya dengan mudah ke lokasi yang tidak diketahui.
5. Pastikan anak kucing disusui oleh induknya
Ini penting sebab anak kucing, khususnya bayi gres lahir, hanya mengonsumsi susu. Selain itu, induk kucing yang baru lahir menghasilkan susu yang mengandung kolostrum, yang sangat baik untuk tata cara kekebalan anak kucing, sebab mengandung protein, antibodi, vitamin D dan vitamin A, sehingga anak kucing mempunyai kekebalan yang bagus. Jika Anda merawat anak kucing tanpa ibu, cobalah memperlihatkan susu segar. Ini alasannya adalah anak kucing lebih gampang mencerna pencernaan daripada yang elok.
6. Amati buang air kecil dan buang air besar yang tanpa hambatan
Anak kucing yang baru lahir masih tidak tanpa hambatan berbicara mirip bab-bagian dan karena itu masih perlu dirangsang. Induk kucing umumnya menjilati anus bayi atau usus kecil. Namun, jika anak kucing tidak ditemani induknya, Anda dapat membantu dengan menyeka anus atau kanal kemih dengan kapas atau kain lembab. Ini juga sungguh menolong untuk memastikan kenyamanan kucing yang merupakan hewan yang suka bersih-higienis.
7. Timbang berat badan anak kucing setiap hari selama 2 bulan pertama
Hal ini dilakukan untuk memperhitungkan peningkatan atau penurunan berat tubuh anak kucing yang berlebihan. Biasanya, anak kucing bertambah 10 gram setiap hari. Selain itu, dikhawatirkan anak kucing kelebihan berat tubuh atau bahkan kehilangan berat badan. Sebaliknya, dengan kurang dari 10 gram, perawatan juga mesti dilakukan apakah proses menyusui itu normal atau tidak. Jika prosesnya wajar tetapi bayi tetap kurus, beri makan anak kucing untuk menambah nafsu makan anak kucing.
8. Pastikan anak kucing menerima cukup susu
Apakah langsung dari induk, dari induk pengganti atau lewat bikinan produk pengganti susu yang mampu Anda beli di petshop. Pilih susu rendah laktosa, biasanya hingga 2-4 ml 7 kali sehari selama minggu pertama. Pada minggu kedua 6 kali sebanyak 5-10 ml.
9. Bersihkan mata anak kucing secara terencana
Jika matanya terbuka, bersihkan mata anak kucing secara terencana setiap hari sesudah sekitar 2 minggu sehingga matanya higienis. Anda mampu menggunakan air hangat atau air otsu untuk membersihkannya.
10. Jaga kandang tetap bersih
Ini penting supaya anak kucing tidak terkena kuman. Anda juga harus menggunakan sensipads / perlak / underpads selaku dasar sangkar. Ini digunakan selaku dasar untuk anak kucing sehingga senantiasa kering sebab anak kucing yang gres lahir tidak mampu buang air kecil di pasir mirip kucing dewasa.
11. Jangan memakai salep pada tubuh anak kucing yang berusia 3 minggu dan lebih bau tanah
Pada usia 3 minggu ke atas, belum dewasa kucing mulai berkembang gigi dan dapat menjilat hal-hal seperti badan dan buang air kecil serta buang air besar. Jangan memakai salep pada tubuhnya untuk ini, alasannya adalah takut beliau mungkin diracun jika ia menjilati tubuhnya.
12. Berikan susu komplemen
Saat anak kucing tumbuh lebih besar dan lebih gesit, kebutuhan akan masakan dan nutrisi tentu akan meningkat, sementara produksi ASI akan berangsur-angsur berkurang. Makara Anda bisa memberinya sampai 10-15 ml susu 5 kali sehari.
13. Jangan memberikan susu sapi kepada anak kucing
Ingatlah untuk senantiasa menunjukkan kucing yang dibeli di susu khusus binatang peliharaan untuk kucing kesayangan Anda dan jangan pernah memberinya susu sapi. Pencernaan anak kucing tidak sesuai dan sulit untuk mencerna susu sapi sehingga menjadi sakit.
14. Jangan mandi 9 minggu yang kemudian
Meskipun kebersihan anak kucing harus dijaga semoga tetap sehat dan terlindung dari penyakit, Anda tidak mampu memandikannya sampai berusia 9 minggu. Jika tidak, sang ibu dapat mengabaikannya, yang tentunya tidak baik untuk perkembangan anak kucing.
15. Berikan makanan komplemen
Pada usia 4 ahad, anak kucing menjadi lebih besar dan lebih aktif, ia sudah mulai memanjat, sehingga keperluan makanannya juga mesti ditambah. Selain susu, Anda mampu memberinya kuliner extra khususnya untuk belum dewasa kucing, yang dapat Anda dapatkan dengan mudah di Petshop.
16. Ajari beliau untuk buang air kecil dan mengosongkannya
Menjengkelkan melihat sampah kucing tergeletak di sekitar rumah. Untuk menangkal hal ini terjadi, Anda perlu mengajari kucing kecil cara buang air kecil di pasir seperti kucing remaja. Anda melaksanakan ini dengan meletakkannya di kolam berisi pasir sehabis makan. Setelah buang air dan merapikannya, bawa beliau keluar dari bak mandi.
17. Jika Anda mengalami duduk perkara kesehatan, secepatnya hubungi dokter binatang Anda
Anak kucing mudah terserang penyakit dan akan mati bila tidak dirawat lebih lanjut. Karena itu, segera hubungi dokter binatang Anda kalau anak kucing mengalami sejumlah masalah kesehatan.
18. Jauhkan anak kucing dari jangkauan belum dewasa
Anak kucing yang berusia kurang dari 6 ahad mesti dijauhkan dari jangkauan bawah umur karena mereka masih sungguh sensitif. Anak-anak lazimnya masih susah dikendalikan, sehingga dikhawatirkan anak kucing akan mengalami cedera. Ada juga beberapa anak yang suka melempar anak kucing. Ini mampu menyebabkan cedera anak kucing.
19. Jaga kesehatan ibu
Jangan lupa untuk menjaga ibu kucing tetap sehat juga, alasannya adalah ibu mesti memulihkan dirinya sendiri sesudah kelahiran dan menyusui anaknya. Jangan biarkan ibu terkena penyakit sehingga ia menular ke anaknya dan tidak dapat menyusui bayinya dengan baik.
20. Pergi ke dokter binatang secara teratur
Anda mesti secara berkala menjinjing anak kucing Anda ke dokter hewan untuk mendapatkan vaksin atau memeriksakan kesehatannya sehingga anak kucing tersebut terlindungi dari bengkak dengan berbagai penyakit virus dan mampu segera diobati untuk penyakit serius. Karena beberapa anak kucing sudah mati dan tidak dapat bertahan hidup alasannya sakit.
Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “20 Cara Merawat Bayi Kucing yang Baru Lahir dengan Benar“
Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!!
Baca Artikel Lainnya:
- √ Bulu Kucing Kusut
- √ Kucing Exotic Shorthair
- √ Kucing Patah Kaki
- √ Cara Menguburkan Kucing
- √ Kucing Berpamitan
- √ Review Makanan Royal Canin
DISCLAIMER : !!!
Dapatkan berita Indonesia terkini viral, trending, serta terpopuler hari ini dari media online Badaksatu.com melalui platform Google News.
Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.
Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.
Hati-hati segala informasi info lowongan kerja yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.

