5 Tips Mengontrol Emosi dan Sifat Sensitif

thumbnail badak satu
Jangan lupa join channel telegram kami, untuk mendapatkan informasi terbaru. Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial

Cara Mengontrol Emosi dan Sifat Sensitif Lainnya – Perasaan dan emosi yang dirasakan setiap orang berbeda-beda. Ada yang lebih cuek namun ada pula orang yang memiliki perasaan yang lebih sensitif. Orang yang lebih sensitif cenderung mudah tersinggung bahkan mempertimbangkan perkataan atau tindakan orang lain secara berlebihan. Menjadi orang yang sensitif mungkin menjinjing banyak keuntungan bagi kita. Kita menjadi kian peka dengan lingkungan maupun pergeseran yang ada di dalam diri kita sendiri.

Baca Juga: 2 Tips Agar Kamu Tidak Praktis Baperan

Sebenarnya ada begitu banyak pengertian ihwal emosi dikarenakan konsep emosi senantiasa berubah seiring berjalannya waktu dan untuk membicarakannya perlu waktu yang sangat banyak. Ada banyak teori yang membicarakan ihwal emosi. Pengertian emosi berdasarkan Don Hockenbury dan Sandra E. Hockenbury dalam bukunya “Discovering Psychology”, emosi adalah kondisi psikologi yang kompleks yang mencakup tiga bagian berlawanan, yaitu pengalaman subjektif, respon fisiologis, dan respon perilaku/ekspresif.

Baca Juga: Cara Praktis Menghadapi Orang Yang Tidak Peka

Emosi juga mampu diartikan sebagai pengalaman kompleks akan kesadaran, sensasi jasmani, dan perilaku yang mencerminkan pemaknaan perseorangan terhadap suatu insiden, keadaan, atau kejadian. Sederhananya, emosi yakni kumpulan perasaan kepada sesuatu yang dipengaruhi subjektivitas kita, respon badan kita, dan respon perilaku kita. Tiga hal ini mempengaruhi emosi kita dengan caranya masing-masing.

Klik & Baca Juga :  Akreditasi UNMUL (Universitas Mulawarman) 2022/2022

Subjektivitas mengacu pada bagaimana sebuah hal yang membuatmu murung, belum tentu menciptakan orang lain duka. Respon tubuh kita mengacu pada bagaimana kondisi fisiologis bisa menjadi isyarat akan emosi seseorang, respon perilaku mengacu pada sikap atau mulut seseorang dikala merasakan suatu emosi. Bayangkan dikala seseorang tersenyum saat kau tidak sengaja menyenggol dan menciptakan ia hampir terjatuh. Apakah beliau beneran tidak mempermasalahkannya? Apakah dia murka, duka, atau mungkin kecewa?

Lalu, bagaimana cara menangani emosi dan perasaan yang terlalu sensitif? Berikut kiat mengendalikan emosi dan sifat sensitif.

1. Dinginkan kepalamu

Kalau kamu merasa kau sedang murka dan tidak bisa menilai suasana dengan baik, mungkin ada baiknya kau berusaha untuk damai dan rileks. Tarik nafas dalam-dalam, hembuskan dengan perlahan. Berikan dirimu sedikit waktu untuk tidak menanggapi hal yang membuatmu murka. Setelah kau berhasil menenangkan dirimu, cobalah untuk menghadapi situasi. Kenali apa yang membuatmu murka dan bagaimana dirimu dikala murka. Mengetahui dua hal ini akan membantumu mengatasi emosi dengan lebih efisien.

Klik & Baca Juga :  Rata Rata Nilai UTBK SBMPTN UNAND 2022/2022

2. Lihatlah Situasi Dari Sisi Lain

Ketika kau murka, pikiranmu cenderung menjadi dramatis dan dilebih-lebihkan. Kamu mulai berpikir mirip semuanya telah berakhir atau dunia ini tidak adil padamu. Cobalah mengubah asumsi-anggapan tersebut dengan aliran yang lebih logis seperti bahwa situasi memang membuatmu frustrasi dan kau paham bahwa kau marah, tapi ini bukan akhir dari semuanya dan murka tidak akan menuntaskan apapun. Terdengar sederhana dan susah, namun percayalah, logika akan mengalahkan emosi.

3. Problem Solving

Emosi, mirip yang sudah kamu baca di atas, itu yaitu tanggapanyang wajar bagi kita semua. Ketika ada duduk perkara, murka yakni salah satu respon yang natural.  Ketika kau menemukan persoalan yang membuatmu marah, hal ini akan membuka potensi bagimu untuk menuntaskan problem tersebut. Ini akan menjadi sarana bagimu untuk mengasah kemampuan dilema solving-mu. Setelah kamu menenangkan diri dan menyaksikan situasi dari banyak sisi, mulailah berpikir bagaimana supaya suasana ini mampu dituntaskan.

Kalau kamu masih mengalami kesusahan, ada baiknya juga bagimu untuk mengembangkan ihwal masalahmu ke orang lain. Siapa tahu mereka mampu memperlihatkan insight yang penting bagimu dalam menyelesaikan dilema. Ditambah lagi, bercerita terhadap orang lain dapat membuka pikiranmu atau bahkan meredakan amarahmu. Yang niscaya, carilah orang yang dapat kau percaya.

Klik & Baca Juga :  Rata Rata Nilai Raport SNMPTN UNNES

4. Jangan Disimpan Sendiri

Menyimpan atau menumpuk amarah adalah hal yang tidak baik untuk dikerjakan. Hal ini mampu terjadi alasannya adalah seseorang menganggap amarah itu yaitu hal yang jelek, padahal tidak selalu begitu adanya. Ketika kamu menyimpan amarahmu sendiri tanpa menyelesaikan dilema, kau akan merusak dirimu sendiri sebab tindakan ini mampu berujung pada dampak yang jelek bagimu dari hal seperti sakit kepala, sulit tidur, gangguan badan lainnya hingga frustasi. Menyimpan amarah tidak akan pernah menuntaskan duduk perkara.

Emosi ini bisa tiba dari siapa pun, mana saja, dan kapan saja. Bahkan, kadang kala kita sendiri mampu galau kenapa kita bisa terpancing emosi dengan hal-hal kecil yang semestinya tidak membuat kita emosi. Berikanlah dirimu waktu untuk sendiri. Ini akan membuatmu berpikir kenapa kau sangat emosian terhadap duduk perkara-masalah yang kau hadapi. Kamu juga mampu menyempatkan waktu untuk berlibur sendirian, menikmati ketenangan dan kenyamanan diri biar kau lebih rileks.

DISCLAIMER : !!!


Dapatkan berita Indonesia terkini viral, trending, serta terpopuler hari ini dari media online Badaksatu.com melalui platform Google News.


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi info lowongan kerja yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.