√ Dehidrasi Pada Kucing

thumbnail badak satu
Jangan lupa join channel telegram kami, untuk mendapatkan informasi terbaru. Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial

Hallo orang-orang baik dan para pecinta kucing sedunia dimanapun berada. Saya pecinta kucing dan penulis di website Badaksatu.com yang mau membagi tips-kiat pada kalian untuk merawat, kasih makan, kasih vitamin, memandikan dan-lain-lain. Nah, disini aku akan membagikan untuk anda dirumah dengan pembahasan bahan “Dehidrasi Pada Kucing“. Berikut dibawah ini klarifikasi materinya, Check This Out…

Dehidrasi-Pada-Kucing

Dehidrasi yaitu gangguan dalam keseimbangan cairan atau air pada badan. Hal ini terjadi sebab pengeluaran air lebih banyak dari pada pemasukan (misalnya minum). Gangguan kehilangan cairan tubuh ini dibarengi dengan gangguan keseimbangan zat elektrolit badan. Dehidrasi biasanya merupakan tanda-tanda dari penyakit lain atau membuat penyakit yang jauh lebih buruk.

Klik & Baca Juga :  √ Cara Beternak Burung Zebra Finch


Pembagian Dehidrasi

  1. Dehidrasi ringan : penurunan sekitar 5% pada tingkat hidrasi, dapat dirawat di rumah dengan mengembangkan ketersediaan air dan elektrolit.
  2. Dehidasi sedang : penurunan 5%-10% dalam tingkat air badan dan mesti dikerjakan oleh dokter.
  3. Dehidrasi Parah : kehilangan air lebih dari 10%, kucing perlu dirawat di rumah sakit.


Kucing yang Rawan mengalami Dehidrasi

Kucing yang paling berisiko untuk kehilangan cairan tubuh adalah kucing yang menderita banyak sekali penyakit mirip gangguan ginjal, kanker dan hipertiroidisme. Kucing Lansia dan menyusui mungkin rentan kepada dehidrasi, serta kucing diabetes yang kondisinya tidak dimonitor secara terstruktur.


Penyebab Dehidrasi

  • Muntah
  • Diare
  • Kekurangan darah
  • Demam
  • Poliuria
  • Penggunaan diuretik
  • Asupan air menyusut
  • Cuaca yang terlalu panas
  • peningkatan kegiatan


Gejala Umum Dehidrasi

  • Mata cekung
  • Kelesuan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mulut kering
  • Depresi
  • Peningkatan denyut jantung
  • Elastisitas kulit menurun
  • Nafas terengah-engah


Diagnosa Dehidrasi

  1. Uji turgor kulit : pegang beberapa kulit pada pangkal leher (tengkuk) dan dengan lembut tarik ke atas. Pada kucing terhidrasi, kulit akan berdiri kembali secepatnya. Dalam kucing kekurangan cairan tubuh, kulit akan menjadi lebih lambat untuk menarik kembali. Semakin parah kehilangan cairan tubuh makin lambat kulit akan mempesona kembali.
  2. CRT: Ini akan membantu Anda untuk menguji sirkulasi darah kucing Anda dan mampu menunjukkan kehilangan cairan tubuh , gagal jantung atau trauma. Tekan telapak jari pada gusi, lalu lepaskan tekanan hingga terlihat tanda putih pada gusi di mana gusi ditekan. Hitung berapa usang waktu yang diperlukan untuk gusi kembali lagi ke warna merah muda. Pada kucing yang sehat itu harus menyantap waktu sekitar 1 – 2 detik untuk kembali ke merah muda.
  3. Tes aksesori seperti untuk menyelidiki lebih lanjut fungsi ginjal dan hati serta menilik diabetes.


Pengobatan Dehidrasi

  • Cukup beri minum untuk kehilangan cairan tubuh ringan. Lebih baik berikan minum dalam jumlah sedikit namun sering (menggunakan sendok teh atau spuit 1 cc), sebab minum terlampau banyak dalam waktu sekaligus mampu membuat kucing muntah.
  • Pemberian larutan elektrolit sangat efektif. Ringer laktat, dengan 5 persen dekstrosa dalam air, dan Pedialyte keduanya cocok untuk kucing.
  • Terapi infus mungkin diharapkan untuk kekurangan cairan tubuh sedang hingga berat.


Larutan untuk Terapi

Ada dua tipe utama cairan yang dapat dipakai dalam terapi :


  1. Kristaloid

Cairan kristaloid yaitu larutan berbahan dasar air dengan molekul kecil sehingga membran kapiler permeabel terhadap cairan tersebut. Cairan kristaloid mampu mengganti dan mempertahankan volume cairan ekstraselular. Oleh karena 75-80% cairan kristaloid yang diberikan secara IV menuju ruang ekstravaskular dalam satu jam pada hewan normal, maka cairan kristaloid sungguh diperlukan untuk rehidrasi interstisial.

Konsentrasi natrium dan glukosa pada kristaloid menentukan osmolalitas dan tonisitas larutan. Pada pada umumnya situasi kritis, cairan kristaloid isotonis pengganti elektrolit yang sebanding, seperti cairan Ringer laktat, dipakai untuk mengubah elektrolit dan bufer pada fokus khas cairan ekstraselular. Garam wajar (cairan natrium klorida 0,9%) juga ialah cairan pengganti.


  1. Koloid

Cairan koloid yakni larutan kristaloid yang mengandung molekul besar sehingga membran kapiler tidak permeabel kepada cairan tersebut. Larutan koloid merupakan pengganti cairan intravaskular. Darah total, plasma, dan albumin pekat mengandung koloid alami dalam bentuk protein, terutama albumin.

Dextran dan hydroxyethyl starches (HES) yaitu koloid sintetis yang dalam penggunaannya dapat digabung dengan darah total atau plasma, tetapi tidak dianggap sebagai pengganti produk darah ketika albumin, sel darah merah, antitrombin, atau protein koagulasi diperlukan. Pemulihan kehilangan cairan tubuh dengan menggunakan variasi koloid dan kristaloid membutuhkan volume yang lebih sedikit, dan waktu pemulihan dicapai lebih singkat.


Daftar Pustaka:

  1. Kahn, C. M. dan S. Line. 2008. The Merck Veterinary Manual (E-book). 9th Ed. Whitehouse Station, N.J., USA: Merck and Co., Inc.

  2. Lorenz, M. D., L. M. Cornelius, dan D. C. Ferguson. 1997. Small Animal Medical Therapeutics. Philadelphia: Lippincott Raven Publisher.

  3. Sibuea, W. H., M. M. Panggabean, dan S. P. Gultom. 2005. Ilmu Penyakit Dalam. Cetakan Kedua. Jakarta: Rineka Cipta.

  4. Tello, L. H. 2007. Septic shock: What, when and how. In Proceeding of the World Small Animal Veterinary Association Congress. Sydney, Australia. 


Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “Perhatikan! Tanda-Tanda dan Cara Mengobati Kucing Keracunan“

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!!


Baca Artikel Lainnya:

Klik & Baca Juga :  √ Manfaat Daun Saga Untuk Pleci

DISCLAIMER : !!!


Dapatkan berita Indonesia terkini viral, trending, serta terpopuler hari ini dari media online Badaksatu.com melalui platform Google News.


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi info lowongan kerja yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.