Salah satu Tim Dota 2 Mengalami Masalah Visa

Salah satu Tim Dota 2 Mengalami Masalah Visa
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru

BADAKSATU.COM, Salah satu Tim Dota 2 Mengalami Masalah Visa – Nightmares visa Team Aster tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Tampaknya tidak ada yang terjadi pada mereka pada saat itu, dan mereka mungkin harus menggunakan perekrutan pemain pengganti untuk bermain di ESL One Los Angeles Major karena salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa.

Manajer Team Sirius, Guo Zhili, yang merupakan saudara tim Aster menjelaskan situasi di balik kesengsaraan tim Aster yakni salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa . Guo menegaskan bahwa tiga pemain yang tidak memiliki visa AS pada saat itu tengah menjalani wawancara di Ukraina.

Manajer tersebut pun menjelaskan mengapa Aster terlambat memulai prosesnya dan salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa. Tim Aster tidak dapat menyelesaikan proses visa mereka agar kembali ke rumah karena Kedutaan Besar AS di China ditutup karena kekhawatiran dengan corona virus atau covid-19.

Meskipun mereka awalnya berencana untuk mendaftar begitu mereka mendarat di Ukraina, namun ternyata situs web aplikasi visa AS memperbarui informasi mereka yang mencerminkan larangan perjalanan 14 hari untuk penduduk asing yang pernah ke China.

Klik & Baca Juga :  Turnamen Esport Online Kerjasama Telkomsel Dan Garena

Zhili membuat keputusan untuk mendaftar nanti guna meningkatkan peluang tim untuk mendapatkan dokumen perjalanan dan agar salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa tersebut bisa terselesaikan.

Tim Aster lalu mengajukan permohonan pembuatan visa tepat setelah StarLadder ImbaTV Dota 2 Minor berakhir, tetapi mengetahui bahwa 9 Maret adalah hari libur nasional di Ukraina maka hal tersebut mengalami penundaan.

Liburan di hari Senin pada saat itu diberikan sebagai pengganti Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada hari Minggu sebelumnya sehingga salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa.

Salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa semakin bertambah ketika Zhili mengetahui bahwa proses aplikasi visa AS Ukraina hanya menerima transmisi dana dari satu bank tertentu dan tidak memiliki metode lain yang lebih mudah seperti perbankan online.

Oleh karena itu, salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa hanya dapat melakukannya lagi pada pagi hari tanggal 10 Maret. Sementara tim telah melakukan kontak terus menerus dengan ESL untuk mencoba dan mempercepat prosesnya, dengan kerangka waktu yang ketat menunjukkan bahwa organisasi tersebut sudah menerapkan langkah – langkah darurat.

Klik & Baca Juga :  Kelebihan Spesifikasi dan Harga HP OPPO F11 Pro

Tiga pemain utama yang merupakan salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa tersebut adalah superstar Aster yakni Sccc, mid laner Kee Chyuan “ChYuan” Ng, dan kapten support mereka Pan “Fade” Yi. Zhili telah berusaha menghubungi beberapa pemain terbaik di dunia untuk menggantikan anggota tim Aster tersebut yang merupakan salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa.

Sebelumnya Zhili menghubungi pemain utama OG yakni ana dan safe laner Nigma yakni Miracle-. Ana sebelumnya bermain dengan Aster Ye “BoBoKa” Zhibiao dan Lin “Xxs” Jing untuk Invictus Gaming pada 2016, tetapi telah membuat rencananya sendiri untuk periode waktu tersebut. Dalam kasus Miracle-, Nigma tidak mau membiarkan pemain bintang mereka pergi.

Dengan kinerja yang dominan di Minor yang hanya menjatuhkan satu pertandingan adalah prospek yang mengecewakan bahwa tim Aster yang merupakan salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa sepenuhnya mungkin tidak dapat mencapai LA Major.

Dan sangat di sayangkan bahwa kemungkinan organisasi dan penggemar tim Aster yang merupakan salah satu tim Dota 2 mengalami masalah visa harus bersiap – siap menghadapi kenyataan tersebut.

Klik & Baca Juga :  Apakah Game Dota 2 Masih Layak Diminati Banyak Orang?

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi info lowongan kerja yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.