Waspada! 7 Penyakit Kucing yang Menular Pada Manusia

Penyakit Kucing yang Menular Pada Manusia
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru

BADAKSATU.COM, Penyakit Kucing yang Menular Pada Manusia – Hallo orang-orang baik dan para pecinta kucing sedunia dimanapun berada. Saya pecinta kucing dan penulis di situs web Badaksatu.com yang hendak membagi tips-kiat pada kalian untuk merawat, kasih makan, kasih vitamin, memandikan dan-lain-lain.

Nah, disini saya akan membagikan buat anda dirumah dengan pembahasan materi “Waspada! 7 Penyakit Kucing yang Menular Pada Manusia“. Berikut dibawah ini klarifikasi materinya.Check This Out…

7 Penyakit Kucing yang Menular Pada Manusia

Kucing ialah salah satu hewan peliharaan yang pada saat ini sangat banyak digemari oleh para pecinta kucing untuk dipelihara. Dalam memelihara kucing, niscaya terdapat beberapa keadaan yang perlu diperhatikan dengan baik semoga kondisi kucing selalu dalam kondisi yang sehat dan terhindar dari aneka macam jenis penyakit.

Beberapa penyakit pada kucing, ternyata tidak hanya berbahaya bagi kesehatan kucing sendiri namun juga bisa menular ke manusia selaku pemiliknya dan menyebabkan keadaan yang pastinya berakibat jelek. Berikut ini terdapat beberapa penyakit pada kucing yang menular ke insan dan perlu diketahui seluruh pemilik atau pecinta kucing, antara lain:

Klik & Baca Juga :  5 Keunggulan Seprei Truu yang Menarik untuk Dimiliki

Penyakit Kucing yang Menular Pada Manusia

1. Penyakit Bartonellosis

Penyakit Bartonellosis adalah salah satu jenis penyakit menulat balasan kucing yang tidak mendapatkan perawatan dengan baik disekeliling lingkungan anda. Bartonellosis ialah jenis penyakit infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Bartonlla hensela.

Penularan penyakit tersebut bisa dikerjakan jikalau manusia mendapatkan gigitan ataupun cakaran secara pribadi dari kucing yang terinfeksi. Ciri penularan penyakit Bartonellosis yaitu ditemukannya pembengkakan pada beberapa bab kelenjar getah bening manusia.

2. Penyakit Cacing Tambang (Hookworm)

Cacing tambang atau hookworm mampu hidup di dalam usus kucing ataupun anjing yang mengakibatkan terjadinya beberapa permasalahan kesehatan, khususnya pada akses pencernaan.

Cacing tambang tersebut mampu keluar berbarengan dengan feses kucing dan mencemari tanah disekelilingnya. Manusia bisa terjangkit cacing tambang tersebut jika menjalankan kontak secara langsung atau secara fisik pada manusia atau dengan tanah bekas feses kucing berada atau pribadi dari feses kucing tersebut.

3. Penyakit Toksoplasmosis

Penyakit Toksoplasmosis yaitu jenis penyakit yang mampu sembuh dengan sendirinya jika insan mempunyai sistem imun yang baik. Walaupun cukup ringan pada penyakit ini, penyakit toksoplasmosis ini sangat berbahaya bagi janin yang dikandungan oleh seorang ibu hamil.

Klik & Baca Juga :  Akreditasi Universitas UPN Veteran Jakarta (UPNVJ)

Karena ancaman tersebut maka ibu hamil sungguh dianjurkan untuk tidak melakukan kontak secara pribadi dengan hewan mirip kucing pada saat masih dalam era hamil.

4. Penyakit Ringworm

Jenis Penyakit Ringworm yang bukan diakibatkan oleh cacing melainkan jamur. Penularan penyakit pada kucing ini mampu berjalan kalau insan melakukan kontak secara pribadi dengan kucing yang terinfeksi.

Indikasi yang timbul pada insan disebabkan oleh jerawat jamur ini diantaranya mirip rasa gatal yang sungguh kuat, ruam berbentuk sisik yang menyakitkan dan mampu berkembang menjadi seperti kelupas.

5. Penyakit Scabies

Scabies yaitu jenis penyakit yang diakibatkan oleh jerawat kutu atau benalu pada kucing dan menyerbu pada bagian permukaan kulitnya. Scabies mampu menular ke insan melewati kontak secara pribadi dengan kucing yang terinfeksi.

Indikasi yang timbul pada manusia disebabkan tertular scabies tersebut bisa berupa mirip, rasa gatal yang berpengaruh di kawasan permukaan kulit.

6. Penyakit Leptospirosis

Kuman dari penyakit leptospirosis umum menghinggapi area ginjal dan organ reproduksi. Sehingga kalau insan mempunyai luka terbuka kemudian luka tersebut terkena air kencing kucing yang sedang mengidap penyakit leptospirosis, maka besar kemungkinan akan tertular penyakit tersebut.

Klik & Baca Juga :  Akreditasi Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB)

Adapun indikasi bagi manusia yang tertular penyakit Leptospirosis adalah mengalami keguguran bagi perempuan, kepala sangat sakit kepala, stress dan air kencing berwarna merah alasannya ginjal mengalami pendarahan. Kaprikornus, anda harus berhati hati, akhir hingga sekarang belum diperoleh vaksin Leptospirosis untuk manusia.

7. Penyakit Giardia

Manusia bisa tertular penyakit giardia melewati kontak secara eksklusif dengan kotorannya, mirip pada ketika membersihkan kandangnya ataupun tidak sengaja menginjak kotoran kucing.

Akibat penyakit giardia adalah virus yang bernama protozoa giardia intestinalis dan menyerang usus. Jika anda terkena kotoran kucing segera basuh tangan atau kaki agar virus tersebut tidak masuk ke dalam kulit anda. Adapun indikasi kucing dan insan yang terserang giardia yakni diare ringan hingga berat.

Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “Waspada! 7 Penyakit Kucing yang Menular Pada Manusia

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!!

Baca Artikel Lainnya:

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi info lowongan kerja yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.